Ads by Google

Mengapa Lagu "MBG" (Mas Bahlil Ganteng) Bisa Viral di TikTok? Ini Fakta Unik di Baliknya!

Lagi asyik scrolling TikTok atau Reels, tiba-tiba telinga kamu diserbu suara ceria yang menyanyikan, "Buah apa yang paling manis? Buahlil..." atau lirik absurd seperti "My little bolu ketan..."?

Kalau iya, selamat! Kamu sudah resmi terjangkit demam MBG alias "Mas Bahlil Ganteng". Lagu dengan melodi yang super catchy dan lirik yang di luar nalar ini mendadak jadi backsound wajib ribuan video FYP di media sosial.

Tapi, sebenarnya dari mana asal-usul lagu kocak ini, dan kenapa bisa sampai se-viral itu? Yuk, kita bedah fakta lengkap dan fenomena unik di balik lagu MBG berikut ini!

Apa Itu Lagu "MBG"?

Lagu MBG (singkatan dari Mas Bahlil Ganteng) atau yang sering juga disebut netizen sebagai lagu "My Little Bolu Ketan", adalah sebuah lagu pendek yang liriknya ditujukan untuk figur publik sekaligus politisi Indonesia, Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar).

Bukannya berisi puji-pujian formal, lagu ini justru berisi gombalan receh, panggilan sayang yang absurd, hingga perbandingan kocak yang membuat siapa saja mendengarnya langsung geleng-geleng kepala.

Fakta Unik dan Lengkap di Balik Viralnya Lagu "MBG"

Untuk kamu yang penasaran bagaimana lagu ini bisa tercipta dan menguasai algoritma media sosial, ini dia deretan fakta lengkapnya:

1. Liriknya Murni "Copas" dari Komentar Netizen

Kamu merasa liriknya sangat random seperti ketikan netizen? Selamat, tebakanmu 100% benar! Lagu MBG ini tidak ditulis oleh pencipta lagu profesional yang merenung semalaman. Lirik lagu ini merupakan kumpulan komentar-komentar kocak, sarkas, dan gombalan murni dari netizen di kolom komentar media sosial yang sedang menyoroti sosok Bahlil Lahadalia.

2. Dibuat Menggunakan Teknologi AI (Artificial Intelligence)

Rahasia mengapa lagu ini aransemen musiknya sangat rapi padahal liriknya acak-acakan adalah berkat bantuan Kecerdasan Buatan (AI). Lagu ini pertama kali dicetuskan dan dipopulerkan oleh akun TikTok @vokaliz_netizen. Mereka mengumpulkan komentar-komentar terlucu netizen, lalu memasukkannya ke dalam tools musik AI hingga menghasilkan lagu pop-ceria yang sangat candu (earworm).

3. Respons Tak Terduga dari Bahlil Lahadalia

Fenomena lagu ini ternyata sudah sampai ke telinga sang tokoh utama, Bahlil Lahadalia. Bukannya tersinggung, Bahlil justru menanggapinya dengan sangat santai dan penuh tawa.

Dalam sebuah wawancara, ia mengaku pertama kali mendengar lagu tersebut saat sedang berada di Mekah. Kocaknya lagi, Bahlil mengaku sering digoda oleh anak-anaknya sendiri di rumah menggunakan lagu tersebut. Saking terhiburnya, ia bahkan berniat mencari kreator di balik lagu tersebut untuk diajak makan bersama.

4. Dari Sindiran Berubah Jadi "Personal Branding"

Jika ditarik dari sisi komunikasi politik, fenomena lagu MBG ini sangat menarik. Awalnya, komentar-komentar netizen tersebut muncul sebagai bentuk kejengkelan atau sindiran jenaka terhadap isu-isu kebijakan politik.

Namun berkat kekuatan algoritma dan musik yang asyik, makna sindiran tersebut mengalami pergeseran (banalisasi) menjadi hiburan murni. Alhasil, lagu ini justru memperkuat personal branding Bahlil di mata Gen Z sebagai sosok yang ramah dan "bisa dijadikan candaan" tanpa baper.

5. Memancing Kreativitas Banyak Kreator Konten

Sejak viral, lagu MBG tidak hanya digunakan sebagai latar musik biasa. Banyak kreator konten yang membuat video parodi, animasi kocak, hingga dance challenge menggunakan lagu ini. Bahkan, beberapa penyanyi terkenal seperti Ghea Indrawari sempat mempelesetkan liriknya di atas panggung, yang langsung disambut teriakan kompak penonton: "Bahlil!".

Mengintip Lirik Ikonik Lagu MBG yang Bikin Terngiang-ngiang

Biar artikel ini makin lengkap, ini dia beberapa penggalan lirik paling ikonik dan bikin ngakak dari lagu MBG:

  • Tebak-tebakan maut: "Buah apa yang paling manis? Buahlil..."

  • Panggilan sayang kuliner: "My little bolu ketan..." dan "My little cilok pentol..."

  • Pujian paling tinggi: "Kalau diperhatiin lama-lama mirip Zayn Malik, ih..."

  • Referensi jargon viral: "Semenjak kakanda bilang matikan kompor kalau masakan sudah matang..."

    Kesimpulan: Kekuatan Kultur Internet Indonesia

    Viralnya lagu MBG (Mas Bahlil Ganteng) adalah bukti nyata betapa uniknya kultur internet di Indonesia. Netizen Indonesia punya kemampuan luar biasa untuk mengubah hal-hal berbau politik yang kaku menjadi sebuah konten hiburan kreatif yang dinikmati semua kalangan—mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.

    Jadi, bagian lirik lagu MBG mana nih yang paling sering berputar di kepala kamu hari ini? Apakah kamu tim "Bolu Ketan" atau tim "Zayn Malik"? Tulis di kolom komentar bawah, ya!

LihatTutupKomentar
All rights reserved © Copyright 2022, Devicereal. Powered by Blogger.